Mengapa Kadar Air Memengaruhi Hasil Protein?
Angka protein accuracy yang dipublikasikan Puro menggunakan metode basis kering (dry basis). Halaman ini menjelaskan bagaimana angka tersebut dapat terlihat berbeda jika dihitung menggunakan basis basah (wet basis), dengan memperhitungkan kandungan air dalam sampel.
Angka wet basis yang ditampilkan merupakan simulasi berdasarkan asumsi kadar air tertentu, bukan hasil pengujian kadar air aktual dari masing-masing produk.
Apa Itu Dry Basis?
Dry basis menghitung persentase protein tanpa memasukkan kandungan air ke dalam dasar perhitungan.
Pendekatan ini membantu membandingkan kandungan protein antara batch dengan mengurangi pengaruh perbedaan kadar air pada persentase yang dihitung.
Apa Itu Wet Basis?
Wet basis menghitung persentase protein berdasarkan berat sampel secara keseluruhan, termasuk air yang terkandung di dalamnya.
Karena air menambah berat total sampel, persentase protein pada basis basah akan lebih rendah daripada angka ekuivalennya pada basis kering.
Rumus Wet-Basis Accuracy
Hasil akurasi protein dapat dihitung menggunakan basis yang berbeda. Untuk mengonversi hasil dry basis menjadi wet basis, kadar air produk perlu diperhitungkan.
Wet-Basis Accuracy = Dry-Basis Accuracy × (1 − Moisture Content)
Tabel berikut menggunakan asumsi kadar air yang dapat disesuaikan sebagai contoh perhitungan. Angka yang ditampilkan merupakan hasil kalkulasi, bukan hasil pengukuran kadar air aktual dari setiap produk Puro.
Simulasi Konversi Dry Basis & Wet Basis
Dengan asumsi kadar air sebesar 5%, berikut gambaran hasil konversi untuk setiap seri produk. 5%.
| PRODUK | DRY BASIS | WET BASIS (HITUNGAN) | PEMBULATAN |
|---|---|---|---|
| WPC Whey Concentrate | 101% | 95,95% | ≈ 96% |
| WPI Whey Isolate | 102% | 96,90% | ≈ 97% |
| Pea Protein Isolate | 111% | 105,45% | ≈ 105% |
| Mass Gainer | 112% | 106,40% | ≈ 106% |
Angka ini adalah ilustrasi perhitungan, bukan hasil pengujian kadar air masing-masing produk Puro. Asumsi 5% digunakan untuk menunjukkan pengaruh kadar air terhadap hasil konversi dan tidak boleh dianggap sebagai nilai aktual setiap produk.
Mengapa Kadar Air Aktual Penting?
Kadar air setiap produk dapat berbeda. Hasil kalkulasi berdasarkan asumsi tidak sama dengan hasil pengukuran laboratorium. Tanpa data kadar air aktual, angka wet basis tidak dapat dipastikan mewakili kondisi setiap produk.
Untuk memahami akurasi protein secara lebih langsung, perbandingan sebaiknya menggunakan jumlah protein aktual per sajian yang diuji di laboratorium dan jumlah protein per sajian yang tercantum pada label.
Untuk memperoleh perhitungan yang lebih representatif, diperlukan:
- Data kadar air aktual dari seri produk terkait.
- Kandungan protein aktual per sajian berdasarkan hasil pengujian batch.
Persentase dry basis yang dikonversi menggunakan asumsi kadar air hanya memberikan ilustrasi matematis. Untuk memeriksa produk tertentu, gunakan hasil lab batch yang relevan.
Kami membedakan hasil pengukuran dan estimasi agar kamu dapat memahami dasar dari setiap angka yang ditampilkan.