Amino spiking adalah praktik menambahkan asam amino tunggal ke dalam whey protein untuk meningkatkan kandungan protein yang tertera pada label. Asam amino tunggal adalah asam amino yang tidak terikat satu sama lain dalam bentuk protein. Asam amino bebas ini biasanya lebih murah daripada protein yang terkandung dalam suplemen protein.
Praktik amino spiking dapat merugikan konsumen karena dapat menyebabkan mereka mengonsumsi lebih banyak asam amino daripada yang diperlukan. Asam amino yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai efek samping, seperti sakit perut, mual, dan diare.
Di Indonesia, praktik amino spiking belum diatur secara jelas. Oleh karena itu, konsumen perlu berhati-hati dalam memilih whey protein.
Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari whey protein yang mengandung amino spiking:
- Baca komposisi pada kemasan label dengan cermat. Perhatikan apabila ada tambahan asam amino tunggal di daftar komposisi.
- Jika terdapat asam amino tunggal yang tidak tercantum dalam daftar asam amino esensial, kemungkinan suplemen protein tersebut mengandung amino spiking.
- Pada umumnya, asam amino tunggal yang biasa digunakan pada praktik amino spiking adalah (namun tidak terbatas pada) : Glycine, Taurine, Creatine, Glutamine dsb.
Sebagai contoh sebuah produk yang mengandung kadar protein 27 gram protein yang natural dari whey berbeda dengan produk yang mengandung 17 gram protein yang natural dari whey dan ditambahkan 10 gram asam amino tunggal (seperti Glycine/Creatine/Taurine)
Sekilas produk tersebut sama-sama memiliki kandungan protein 27 gram. Namun apabila dibreakdown tentu saja tidak sama.
Semua produk whey protein PURO dijamin bebas amino spiking. PURO bahkan berani memberikan jaminan bahwa produk whey PURO bebas dari praktek amino spiking.
Anda bisa melihat profil asam amino produk PURO di setiap kemasan produk PURO.
Apabila didapati produk PURO ternyata amino spiking, maka Anda berhak untuk melakukan KLAIM GARANSI AMINO SPIKING dan kami akan merefund uang pembayaran Anda.
Cara Klaim Garansi:
- Lakukan pengujian profil asam amino. Untuk Tutorial cara uji lab bisa dicek di Tutorial Cek Asam Amino dan Tutorial Cek Creatine.
- Hubungi Customer Support kami di PURO WA
- Siapkan nota pembelian produk PURO (max 30 hari)
- Siapkan dokumentasi video saat unboxing produk diterima dan ketika packing hendak dikirim ke laboratorium (video wajib menampilkan batch number dan expiry date produk dalam kondisi tersegel)
- Siapkan sertifikat hasil uji lab : Profil Asam Amino dari laboratorium Saraswanti / Tuv Nord atau Creatine (metode HPLC).
- Isi form klaim garansi.
Syarat dan Ketentuan Garansi:
- Garansi berlaku untuk pembelian produk protein PURO di Official Shop dan reseller resmi.
- Garansi berlaku 3 bulan dari tanggal produksi yang tercantum di kemasan.
- Setelah klaim diterima, PURO akan melakukan double check dengan melakukan pengujian ulang terhadap retained sample pada batch code yang sama.
- Bila setelah dilakukan pengujian ulang dan terbukti kadar Glycine/Taurine/Creatine/Glutamine lebih diluar range normal (contoh 5 gram per sajian), maka PURO akan merefund pembayaran Anda.
- Bila setelah dilakukan pengujian ulang dan hasil pengujian ulang profil asam amino dan tidak didapati amino spiking, maka garansi tidak valid.
- PURO berhak menghanguskan garansi, bila didapati ada kecurangan, seperti dengan sengaja mencampurkan bubuk lain pada produk PURO, atau mengirimkan produk yang bukan produk PURO (palsu).